sabato 22 giugno 2013

Kapitel General Xaverian - 21 juni 2013

Kita mulai hari ini dengan presentasi dari Direksi General: P. Rino Benzoni, P. Luigi Menegazzo, P. Carlo Girola, P. Katindi Ramanzani dan P. José de Jesus Romero Vera. Setiap kapitularis menerima satu paket presentasi dan 21 lampiran. Moderator hari ini adalah P.  Antonio Flores Osuna.
P. Benzoni, General Xaverian, menghantar session ini dengan mengingatkan dua peristiwa amat penting, yaitu kanonisasi Pendiri Xaverian dan pembukaan ladang misi baru di Thailand. Kanonisasi merupakan peristiwa pendalaman pembaharuan hidup royani, yang telah dihidupi dengan kegembiraan seluruh kongregasi. Figur dan pilihan-pilihan hidup Conforti harus menjadi titik orientasi kehidupan kita, demikian penegasan P. Benzoni. Selain itu, peristiwa kanonisasi juga mengajak seluruh kongregasi untuk memusatkan diri pada tujuan unik dan khas dari kongregasi untuk mengevaluasi kehadiran dan kegiatan kita di berbagai macam regio.
Presentasi P. Benzoni juga mempertimbangkan realitas personalia dan perkembangan kongregasi sejak berdirinya. Dari tahun 1984, prosentasi para anggota yang keluar hampir 60%, baik yang berkaul kekal maupun sementara. Tenaga-tenaga baru yang siap untuk misi semakin terbatas. Kongregasi sedang mengalami penuaan dengan ritme yang cukup cepat. Bagi DG, perlu membuat refleksi kritis, tapi tanpa menjatuhkan kesalahan pada pendidikan.
Kemudian beliau berbicara tentang aspek internasionalitas dan interkulturalitas. Inilah due elemen penting bagi model kehidupan kita untuk berkarya, agar lebih tegas, rendah hati, solider, kreatif, dan berdasar pada identitas kita dari pada apa yang kita buat (XV CG 46). Komunitas internasional membutuhkan sebuah spiritualitas yang seirama.
Berikutnya, diuraikan tentang komunio dan komunitas. Kongregasi sedang berkembang dalam aspek ini, meskipun kita masih kurang belum yakin bahwa komunitas adalah misi pada dirinya sendiri. Seringkali tetap menjadi sebuah ide bahwa komunitas dilihat sebagai penghalang bagi kara misi dan pengerem bagi semangat kerasulan kita. Demikian juga komunikasi di dalam komunitas kita juga melemah, baik dalam penyampaian maupun mendengarkan.
Relasi DG berlanjut dengan evaluasi kegiatan animasi misioner dan panggilan, pendidikan, struktur pembinaan, personalia dalam pendidikan, teologi internasional dan bina lanjut.
Berkaitan dengan situasi ekonomi, di hadapan krisis moneter dunia yang bergerak secara tersembunyi, pilihan-pilihan yang telah dibuat oleh DG telah menunjukkan efektivitasnya. Maka, situasi perekonomian secara umum masih terkendali. Namun demikian, permasalahan masih ada di beberapa regio yang masih harus ditopang kehidupannya. Menurut DG, tidak dapat dihadapi permasalahan ini di luar dari pilihan-pilihan yang telah dibuat oleh Santo Conforti, terutama dalam kepercayaan penuh pada Penyelenggaraan Ilahi.
Presentasi berikut menyentuh beberapa aspek dari kehidupan kita: kerapuhan manusiawi, perubahan status yuridis dari regio ke delegasi, rumah induk, konfrater berusia lanjut, penerbitan xaverian, rumah direksi general, postulat, pusat studi xaverian (CSCS), relasi dengan Tahta Suci, keuskupan, suster xaverian, awam xaverian dan kongregasi-kongregasi misioner lainnya.
Pada akhirnya, relasi dari DG mengutip pesan pertemuan para superior general (USG) pada bulan Mei 2013: Kita sadar tentang krisis yang sedang kita hadapai itu cukup dalam dan terstruktur (...) satu politik yang memperbaiki permukaan nampak kurang bijaksana. Demikian juga tidak bisa diperkirakan dengan baik jalan yang harus ditempuh. Ini adalah waktu untuk berdiscernment, saat menantang untuk membaca dengan mendalam proses secara komuniter dan dengan iman.  
Reuni kapitularis menjawab dengan penuh syukur pelayanan yang telah dijalankan  P. Benzoni bersama dengan penasehat di dalam kongregasi.
Menjelang siang, dibuka sebuah session dialog. Beberapa tema yang disentuh misalnya tentang kontrak dengan keuskupan dimana kita berkarya, biaya ristrukturisasi musem cina dan etnografi, beberapa permohonan baru dari para uskup,prioritas yang kurang untuk dialog inter-religious dan inter-kultural, gaya hidup memimpin lebih berkarakter penjiwaan dari pada penekanan.
Pada sore hari, diskusi berlanjut tentang 1) relasi antara DG dengan regio-regio (diharapkan lebih dapat bekerjasama, lebih bisa hadir di dalam kehidupan di regio), 2) tentang personalia dan mereka yang mengundurkan diri (tidak cukup statistik untuk memahami gejala ini), 3) tentang pronlematik dan relasi antara ad gentes dan ad extra, 4) tentang komunio dan komunikasi (ternyata kita tidak memberikan terlalu banyak waktu untuk berkomunikasi dengan para konfrater), 5) tentang teologi internasional, 6) tentang situs web DG.
Pada sore hari, P. Carlo Girola mempresentasikan administrasi finansial kongregasi. Kita bersyukur kepada Allah karena Penyelenggaraan Ilahinya yang menyertai kita hingga periode krisis ini.
By Stefano Raschietti, sx
Terj. Alfonsus Widhi, sx

Nessun commento:

Posta un commento

Lettura d'oggi

Friends